Juli 10, 2008
Menjelang kenaikan harga BBM dan setelahnya, Blog ini dibanjiri oleh pengunjung yang rata-rata hendak mengetahui lebih jauh apa dan bagaimana sel surya yang konon dipercaya menjadi sumber energi di masa depan, menggantikan aneka sumber energi fosil. Dikarenakan informasi yang berkembang di tengah masyarakat bahwa bahan bakar fosil akan segera menipis, ditambah dengan kenaikan gila-gilaan harga minyak mentah dunia, agaknya sudah timbul perlahan-lahan kesadaran energi dan sikap ramah terhadap pemakaian energi, terutama listrik.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Aspek sains dan teknologi sel surya | yang berkaitan: cara kerja sel surya, konversi cahaya matahari, listrik tenaga surya, prinsip kerja sel surya, sambungan p-n, sel surya |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
Mei 7, 2008
Puji syukur, alhamdulillah,
Blog ini sudah menginjak tahun keduanya semenjak penulis luncurkan per 23 April 2007 lalu. Beranjak dari sebuah ‚keputusasaan’ memilih sebuah tema untuk nge-blog sekaligus tidak ingin terkena imbas „hari gini ‚ngga punya Blog?“, mulailah penulis memberanikan diri untuk menulis sebuah hal yang spesifik dan berkaitan langsung dengan aktifitas keseharian penulis; dunia sel surya. Artikel ini mungkin hanya sekedar sebuah flash back azbabunnuzul-nya Blog ini saya kerjakan. Sengaja tidak tepat di hari kelahiran-nya, takut disangka pengkultusan tanggal lahir plus TBC (tahayul-bid’ah-churafat) seperti KH. Ahmad Dahlan bilang 90 tahun-an lalu
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Ceritaku / MyBlog | yang berkaitan: apliaksi sel surya, blog sel surya, FAQ sel surya, ilmu populer, menulis, Pembuatan sel surya, pertanyaan seputar sel surya, sel surya, sel surya Indonesia, teknologi sel surya |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
Mei 6, 2008
Kompas Selasa, 29 April 2008
Jakarta, Kompas - Riset dan pengembangan teknologi sel surya sebagai sumber energi listrik terbarukan oleh LIPI gagal menuju komersialisasi. Mengantisipasi krisis energi karena harga minyak terus melambung, LIPI beralih fokus pada riset dan pengembangan sel bahan bakar dengan gas hidrogen. ”Teknologi sel surya tidak bisa secara penuh menggantikan bahan bakar minyak. Masih butuh teknologi baterai yang lebih efisien untuk menyimpan energinya,” kata Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Umar Anggara Jenie kepada Kompas, Senin (28/4) di Jakarta. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya | yang berkaitan: sel surya, LIPI, komersialisasi sel surya, kemauan pemerintah, wafer silikon |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
Februari 15, 2008
Republika, Rabu 13 Februari 2008
MALANG–Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Malang, Jawa Timur, menargetkan tahun 2008 mampu memenuhi kebutuhan energi sendiri sehingga tak lagi bergantung pada pasokan listrik dari PT PLN. Universitas tersebut mengembangkan beberapa sumber energi listrik di sekitar kampus. Rektor Unmuh Malang, Dr. Muhajjir Effendi, Selasa (12/2), mengungkap pihaknya sudah memulai membangun mikro hidro, solar cell dan biogas. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
Januari 24, 2008
Ketika tengah mencari artikel untuk kliping sel surya di Blog ini, tidak sengaja saya menemukan secara berturut-turut harian media online Kapanlagi.com, edisi Senin, 16 April 2007 dan Kompas edisi Rabu 18 April 2007 lalu, menurunkan berita menarik mengenai temuan staf pengajar Departemen Kimia ITS yang membuat sel surya dengan mengunakan sari buah sebagai salah satu komponennya. “…. upaya yang saya lakukan cukup menjanjikan, karena teknologinya cukup mudah dan harganya jauh lebih murah dibanding sel surya berbahan silikon…..,” papar sang penemu, Prof Dr Syafsir Akhlus M.Sc kepada kapanlagi.com. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Aspek sains dan teknologi sel surya | yang berkaitan: Sel surya pewarna tersensitasi, SSPT, dye-sensitized solar cell, DSSC, temulawak, manji, sel surya |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
Januari 24, 2008
Dari : www.depperin.go.id
Pemerintah menargetkan pemanfaatan sel surya untuk pembangkit listrik pada 2025 nanti mencapai 800 MW. Dengan kondisi kapasitas sel surya terpasang saat ini hanya 10 MW, target tersebut dianggap terlampau ambisius, apalagi sampai sekarang tidak ditopang industri sendiri yang menghasilkan bahan perlengkapan sel surya. ”Dengan target ambisius seperti itu, semestinya setiap tahun pemerintah mampu menargetkan penginstalan sel surya dengan kapasitas 40 megawatt. Kalau ada jaminan kelangsungan dari pemerintah hingga 2025 nanti, kondisi ini sebenarnya bisa meyakinkan investor untuk membuat industri sel surya,” kata Direktur Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi Energi pada Badan Pengkajian dan penerapan Teknologi (BPPT) Arya Rezavidi, Rabu (16/1), di Jakarta. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya | yang berkaitan: pemerintah, pemanfatan sel surya, pembangkit listrik |
Permalink
Ditulis oleh Adhi