Wawancara Yahoo! Korea dan CBS Korea dengan Penulis

Maret 4, 2009

Oleh-oleh dari International Conference on Electronic Materials (ICEM) 2008, Sydney, 31 Juli – 1 Agustus 2008

Agustus 23, 2008

Puji syukur, alhamdulillah, dari tanggal 28 Juli hingga 1 Agustus 2008 lalu penulis berkesempatan hadir, berpartisipasi dan mempresentasikan hasil penelitian tebaru pada konferensi International Conference on Electronic Materials (ICEM) 2008. ICEM ini merupakan sebuah konferensi yang didedikasikan untuk merespon beberapa perkembangan mutakhir di bidang ilmu material, terutama material untuk aplikasi elektronika, yakni semikonduktor, sel bakar (fuel cell), superkonduktor, material magnet dsb. Diselenggarakan di kota yang cantik, Sydney, Australia, konferensi yang kali ini penulis ikuti juga menghadirkan beberapa sesi maupun simposium yang luar biasa, ditilik dari manfaat yang penulis rasakan. Ini juga merupakan kunjungan pertama penulis ke benua kanguru tersebut. Baca entri selengkapnya »


Milad Blog Pertama….

Mei 7, 2008

Puji syukur, alhamdulillah,

Blog ini sudah menginjak tahun keduanya semenjak penulis luncurkan per 23 April 2007 lalu. Beranjak dari sebuah ‚keputusasaan’ memilih sebuah tema untuk nge-blog sekaligus tidak ingin terkena imbas „hari gini ‚ngga punya Blog?“, mulailah penulis memberanikan diri untuk menulis sebuah hal yang spesifik dan berkaitan langsung dengan aktifitas keseharian penulis; dunia sel surya. Artikel ini mungkin hanya sekedar sebuah flash back azbabunnuzul-nya Blog ini saya kerjakan. Sengaja tidak tepat di hari kelahiran-nya, takut disangka pengkultusan tanggal lahir plus TBC (tahayul-bid’ah-churafat) seperti KH. Ahmad Dahlan bilang 90 tahun-an lalu :-) Baca entri selengkapnya »


Dari ajang 17th International Photovoltaic Science and Engineering Conference 2007 Fukuoka (Bagian 2)

Desember 12, 2007

Sebenarnya yang paling menarik dari sebuah konferensi secara umum ialah ketika kita dapat bertemu serta bertukar gagasan tentang sebuah topik penelitian dengan orang orang yang terlibat di bidang penelitian yang sejenis. Intinya sama-sama ‘nyambung’ dengan ilmu masing masing istilahnya. Di sinilah manfaat dari PVSEC ini didapat. Sebuah kesempatan yang amat sangat jarang dapat saling berdiskusi dengan sesama penggiat dan peneliti sel surya terlebih dengan bidang yang serupa. Baca entri selengkapnya »


Dari ajang 17th International Photovoltaic Science and Engineering Conference 2007 Fukuoka (Bagian 1)

Desember 8, 2007

Dari tanggal 2-7 Desember 2007, bertempat di Fukuoka, Jepang, perhelatan tahunan Int’l Photovoltaic Science and Engineering Conference ke 17 (PVSEC-17) telah diadakan. Konferensi yang telah berlangsung 17 kali ini sejatinya memang sebagai ajang tempat bertemunya para penggiat sel surya di penjuru dunia untuk saling bertukar informasi, berdiskusi, menebar relasi dan jaringan, menjalin kerjasama riset maupun perdagangan, serta pameran produk produk teknologi yang berkaitan dengan sel surya. Seri PVSEC merupakan ajang tahunan yang diadakan di benua Asia. Ajang tahunan yang serupa namun bertempat di benua Eropa ialah European Photovoltaic Science and Engineering Conference (EU PVSEC). Agaknya, keberadaan dua konferensi internsional ini ialah hendak mewadahi perkembangan teknologi sel surya yang sedemikian cepat. Baca entri selengkapnya »


“Ondol”, potret evolusi pemanfaatan energi surya di Korea

Mei 13, 2007

Orang Korea memiliki tradisi yang unik dalam mengatasi musim dingin yang datang pada periode November-Januari. Sebagaimana cuaca di Korea pada umumnya yang fluktuatif, di musim dingin penurunan suhu yang begitu drastis jamak ditemui sehingga membutuhkan sebuah usaha ekstra untuk membuat tubuh atau situasi sekitar yang tetap mendukung aktifitas keseharian orang Korea. Menurut penuturan seorang rekan yang juga seorang ahli architechtural landscape, tradisi mengatasi dingin ini hanya ada di Korea Selatan (dan mungkin pula di tetangga jiran Korea Utara). Tradisi yang dimaksud ialah rumah yang dilengkapi dengan lantai berpenghangat yang disebut dengan ondol. Baca entri selengkapnya »


Mesin Tik Buya dan Laptop Tukul

Mei 2, 2007

Belakangan ini saya baru yahu jika Buya Syafii Maarif hampir selalu menuliskan pemikirannya dengan sebuah mesin ketik. Hal ini saya ketahui dari seorang rekan yang mengirimkan sebuah scan manuskrip pemikiran Buya yang –menurut penuturan rekan tersebut- beliau tulis di tahun 1993. Ketika saya lihat dan baca, manuskript tersebut diketik dengan sangat rapi. Hampir tidak ada coretan perbaikan di sana sini apalagi tip-ex, dan diketik dengan satu setengah spasi dengan sangat rapi, menandakan beliau memang sudah sangat terbiasa, mahir dan memiliki jemari yang lincah dalam menekan tuts mesin tiknya. Baca entri selengkapnya »