Oktober 30, 2008
Jumat, 10 Oktober 2008 | 17:01 WIB
JAKARTA, JUMAT – Sel surya dari industri dalam negeri yang sedang dirancang Wilson Walery Wenas dari Institut Teknologi Bandung, dengan investor Bakrie Power dan investor dari Amerika Serikat, justru sudah dipesan pembeli dari luar negeri. Pemesanan sebesar 10 megawatt (MW) datang dari Spanyol dan harus bisa dipenuhi Mei 2009. Sementara itu, pemesanan dari konsumen dalam negeri sama sekali belum ada, padahal kapasitas produksinya 90 MW per tahun. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya | Ditandai: pesanan sel surya, sel surya Indonesia, sel surya murah, Wilson W. Wenas |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
Mei 6, 2008
Kompas Selasa, 29 April 2008
Jakarta, Kompas – Riset dan pengembangan teknologi sel surya sebagai sumber energi listrik terbarukan oleh LIPI gagal menuju komersialisasi. Mengantisipasi krisis energi karena harga minyak terus melambung, LIPI beralih fokus pada riset dan pengembangan sel bahan bakar dengan gas hidrogen. ”Teknologi sel surya tidak bisa secara penuh menggantikan bahan bakar minyak. Masih butuh teknologi baterai yang lebih efisien untuk menyimpan energinya,” kata Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Umar Anggara Jenie kepada Kompas, Senin (28/4) di Jakarta. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya | Ditandai: kemauan pemerintah, komersialisasi sel surya, LIPI, sel surya, wafer silikon |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
Februari 15, 2008
Republika, Rabu 13 Februari 2008
MALANG–Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Malang, Jawa Timur, menargetkan tahun 2008 mampu memenuhi kebutuhan energi sendiri sehingga tak lagi bergantung pada pasokan listrik dari PT PLN. Universitas tersebut mengembangkan beberapa sumber energi listrik di sekitar kampus. Rektor Unmuh Malang, Dr. Muhajjir Effendi, Selasa (12/2), mengungkap pihaknya sudah memulai membangun mikro hidro, solar cell dan biogas. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
Januari 24, 2008
Dari : www.depperin.go.id
Pemerintah menargetkan pemanfaatan sel surya untuk pembangkit listrik pada 2025 nanti mencapai 800 MW. Dengan kondisi kapasitas sel surya terpasang saat ini hanya 10 MW, target tersebut dianggap terlampau ambisius, apalagi sampai sekarang tidak ditopang industri sendiri yang menghasilkan bahan perlengkapan sel surya. ”Dengan target ambisius seperti itu, semestinya setiap tahun pemerintah mampu menargetkan penginstalan sel surya dengan kapasitas 40 megawatt. Kalau ada jaminan kelangsungan dari pemerintah hingga 2025 nanti, kondisi ini sebenarnya bisa meyakinkan investor untuk membuat industri sel surya,” kata Direktur Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi Energi pada Badan Pengkajian dan penerapan Teknologi (BPPT) Arya Rezavidi, Rabu (16/1), di Jakarta. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya | Ditandai: pemanfatan sel surya, pembangkit listrik, pemerintah |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
Januari 14, 2008
Sinar Harapan, Senin 14 Januari 2008
SURABAYA-Di era 1990-an, mahasiswa dan dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pernah merancang mobil tenaga surya. Belasan tahun berselang, empat mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dari perguruan tinggi yang sama melakukan hal serupa.Bedanya, kalau dulu yang dituju adalah mobil, kini pemanfaatan tenaga surya atau matahari disiapkan untuk becak, angkutan roda tiga yang selama ini bertenaga manusia. “Saya ingin melestarikan becak agar tidak tergusur dari kota besar. Selama ini, becak akan dihilangkan karena dinilai kendaraan yang tidak manusiawi dan menyebabkan kemacetan karena lajunya sangat lamban,” ujar juru bicara tim perancang becak elektrik PENS-ITS, Andik Tri S. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
November 20, 2007
Kompas, 20 Oktober 2007
Jakarta, Kompas – Dana yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sel surya sebagai pembangkit listrik milik pemerintah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2008 meningkat Rp 200 miliar dibandingkan tahun ini. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan domestik akan sel surya.Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2007 untuk memenuhi kebutuhan sel surya sebagai pembangkit tenaga listrik di berbagai pelosok Tanah Air mencapai Rp 300 miliar, sedangkan pada tahun 2008 nanti Rp 500 miliar. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya |
Permalink
Ditulis oleh Adhi
November 3, 2007
Republika, Rabu 20 Juni 2007
Ketergantungan pada impor mengakibatkan listrik energi surya lebih mahal.
Krisis energi menjadikan para pakar memutar otak mencarikan solusi alternatif. Setelah gagasan menciptakan pembangkit listrik tenaga nuklir mendapat sorotan dan penolakan, pakar lain mengajukan gagasan energi surya.Sebagai negara tropis, sinar matahari begitu melimpah. Ini potensi jika dikelola menjadi sumber energi alternatif. Apalagi di Indonesia yang berbentuk kepulauan. Listrik tenaga surya jelas ramah lingkungan. Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Kliping Sel Surya |
Permalink
Ditulis oleh Adhi