Kisah sukses dari Intel ISEF 2006 & 2007 : Membuat ‘prakarya’ sel surya (Bag. 4 – Habis)

Well… Februari 2006 saya harus pulang ke Indonesia karena putra pertama saya lahir. Sayangnya, saya tidak bisa menemani istri saya melahirkan karena pesawat full booked sehingga saya tidak ada pilihan jadwal pulang, dan lagi, ternyata si jabang bayi dah ga kerasan di rahim ummi-nya. Dia lahir lebih cepat 2 pekan dari jadwal….hehehehe.

Sekembalinya ke Korea, pada suatu hari, akhirnya saya bisa chatting dengan siswi bimbingan saya itu via MSN. Sekedar menanyakan bagaimana kegiatan eksebisi ‘science pojectnya’, dapat nilai bagus atau tidak sekalian minta foto-foto kegiatan di sana jika ada.

Tanpa diduga, dia langsung menceritakan bahwa penelitiannya menjadi juara pertama di bidang Kimia di sekolahnya. Dan atas keberhasilan ini, dia menjadi salah satu duta Oregon Episcopal School untuk melaju ke ajang eksebisi serupa di tingkat antanegara bagian pantai Barat laut (North-west) di Amerika. Eksbisi ini ialah eksebisi rutin tahunan pula yang dikenal dengan Intel North-West Science Expo 2006 (Intel NWSE) di Portland. Dari ajang eksebisi ini pula akhirnya, para finalis peserta Intel ISEF utama dipilih melalui seleksi. Wow. Saya tidak menyangka hal ini. Bagi saya sebagai pembimbing yang tidak berpengalaman, membuat bimbingan bagi penelitian lain, dan untuk anak SMU, serta diperlombakan di tingkat internasional merupakan suatu kebahagiaan dan keharuan tersendiri. Minimal turut serta dalam sukses orang lain…. hahaha.

Ditambah lagi, target maksimal kami hanyalah mendapat grade A+ di sekolah siswi tersebut.

Saya lupa persisnya kapan berlangsungnya Intel NWSE, kira-kira medio Maret 2006. Dengan materi penelitian yang sama, data yang sama, tidak ada yang diubah, maka siswi tersbut harus sekali lagi berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi untuk diadu penelitiannya dengan siswa/i dari sekolah dan negara bagian lain. Penelitian siswi ini juga masih berada dalam bidang Kimia.

Siswi tersebut kedengarannya sangat senang dengan pencapaiannya. Minimal dia ialah salah satu dari empat orang di sekolahnya yang masuk ke ajang bergengsi ekspo tersebut. Dan lagi, kembali ke awal, bisa jadi dia mendapat poin bagus untuk bahan evaluasi masuk perguruan tinggi selain skor SAT-nya.

Pada saat berlangsungnya acara, jelas saya tidak bisa kontak dia. Kecuali beberapa kali dia yang menghubungi saya perihal penjelasan penelitiannya.

Dan akhirnya saya dapat kabar….

Dia menjadi juara pertama -sekali lagi- dalam ajang Intel NWSE dalam bidang kimia mengalahkan ratusan peserta di bidang kategori yang sama. Ya, juara pertama dengan konsep penelitian, dan alat alat eksperimen yang sesederhana itu (meski hasilnya cukup bagus untuk ukuran sel prototipe). Bangga juga namanya tercantum di pengumuman yang ditaruh di website Intel NWSE 2006 dalam PDF file seperti potongan ini;

Nama siswi bimbingan saya tersebut ialah Kyungha Lee dengan judul penelitian A Novel Approach in Preparation of TiO2 Thin Film for Dye-Sensitized Solar Cell.

Atas keberhasilan mendapatkan juara pertama tinkat negara bagian, dia pun berhak maju ke babak final Intel ISEF sebagaimana tertulis dengan ISEF Finalist Individual. Well done girl!

Ga ngerti juga saya sebenarnya. Penelitian kami yang kecil, sederhana dan bersahaja itu mampu menarik perhatian para juri yang notabene juga para prodessor dan peneliti di Amrik, sekaligus menyisihkan para peserta lain yang saya yakin juga memilki topik, metode, ide, terobosan maupun hasil yang cemerlang. Sebenarnya, saya kagum juga dengan siswi bimbingan saya ini, si Kyungha, dia agaknya memilki kemampuan presentasi yang cukup bagus untuk rata rata anak SMA. Dan ingat, dia di Amerika juga seorang foreigner yang musti berbahasa Inggris yang bukan bahasa ibunya. Bisa jadi, ide orisinalitas penelitian, hasil pencapaian eksperimennya serta ditambah dengan kemampuan teknis presentasi menjadikan dia nomor satu di tingkat regional antarnegara bagian.

Well, sekarang saatnya final. Yakni di Intel ISEF yang diadakan di Indianapolis, Indiana, 11 Mei 2006. Brosurnya dari PDF file seperti disamping ini. Ngiri juga sebenarnya. Ajang internasional, bidang sains dan engineering, bergengsi, berhadiah besar, layaknya kontes Idols di Indonesia. Setelah lihat-lihat websitenya, hadiahnya cukup menggiurkan; uang tunai dan beasiswa penuh. Ajang ini juga jadi ajang pencarian bakat anak-anak cerdas di Amrik. Berbeda dengan olimpiade sains, ajang ini ialah ajang hasil penelitian, bukan lomba memecahkan soal.

Bagi anak SMA di sana, ajang ini jadi jalan paling cepat untuk masuk ke universitas impian. Dan saya kira, Intel Corp. sebagai sponsor utamanya pun bakal kecipratan image ttg perusahaan yang berdedikasi tinggi pada pengembangan sumber daya insani, sains dan budaya ilmiah.

Final Intel ISEF ini katanya melelahkan, begitu cerita Kyungha. 12 jam dia harus berdiri, dengan sepatu berhak tinggi, baju resmi, tersenyum dan menjawab pertanyaan baik dari juri maupun pengunjung stand-nya dengan pertanyaan yang nyaris sama dan jawaban yang berulang ulang. Ceritanya, juri kali ini lumayan gesit dan terampil dalam melontarkan pertanyaan. Bahkan kadang ada muatan menguji dia sejauh mana dia paham soal penelitian yang telah dilakukannya.

Dalam ajang ini, akhirnya pencapaian terbaik dia ialah mendapatkan Organization Award Winners dari Oregon State University (OSU) dengan ketentuan sbb :

Scholarship Award for Oregon State University of $5,000 per year for four years will be offered to 14 individuals in a range of Intel ISEF categories. An additional scholarship award of $2,000 per year for four years will be given to students who enroll in the OSU College of Engineering. Pengumuman dalam bentuk PDFnya lengkapnya bisa di lihat di sini atas nama Kyungha Lee dengan judul penelitian A Novel Approach in Preparation of TiO2 Thin Film for Dye-Sensitized Solar Cell.

Ehm… lumayan khan. Ternyata ngga malu-maluin sebagaimana saya ceritakan di awal tentang perasan kami pertama kali.

Dari sini akhirnya saya menangkap satu hikmah tersendiri dan istimewa. Ide itu mahal harganya. Sebuah kreativitas tidak membatasi keterbatasan sebuah alat eksperimen. Dan bahkan, saking kreatifnya, sebuah ide nan sederhana pun bisa ‘berbicara’ dan berkompetisi dengan topik-topik penelitian lain yang relatif jauh lebih tinggi levelnya. Dan juga, kerja keras dan komitmen dalam mencapai hasil optimal tentu tidak dapat diabaikan. Secemerlang apapun inovasinya, tanpa bisa diwujudkan dalam bentuk hasil nyata hanyalah akan bermakna kosong.

Well, sebenarnya, kisahnya masih cukup panjang. Namun singkat kata, kami mencoba kembali penelitian ini dengan benar-benar hanya bertumpu pada proses Sputtering tahun ini. Namun sayang, siswi tersebut pada Intel NWSE 2007 Maret kemarin, dia tidak bisa mengulangi sukses tahun sebelumnya karena hanya menduduki peringkat dua dalam bidang Engineering dan posisi ini tidak dapat membawanya menujut final Intel ISEF 2007 yang kelak diadakan di Alberbeque pada Mei mendatang. Hasil ini tidak jelek sebenarnya, hanya tidak bcukup untuk dapat meloloskan dia ke final.

Akan tetapi, sebagai sebuah pengalaman, jelas ini merupakan sesuatu yang berharga….

3 Comments

Filed under Blog

3 responses to “Kisah sukses dari Intel ISEF 2006 & 2007 : Membuat ‘prakarya’ sel surya (Bag. 4 – Habis)

  1. heri koesnadi

    hebatnya teknologi terbarukan ini, sukses terus yah…

  2. subhanallah, semakin kagum dengan Om Adhi meski belum pernah bersua secara fisik..
    saran Om, supaya di tiap2 bag ada link ke bag selanjutnya.. soalnya saya agak repot tadi bacanya.. musti ngecek satu2 di archive dulu..
    sukses terus Om..

    • Adhi

      Salam Mas Fikar.
      ya, trims atas apresiasinya..:-)

      Menulis Blog beginian cukup melelahkan. Krn sudah punya desain awal musti nulis topik yg spesifik.
      So, ya akhirnya baru sebatas infomrasi saja.
      Bagus juga nih usulannya.
      nanti mgkn bisa dicoba…

      Salam
      Adhi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s