Yeungnam yang (terus) berubah

Cepat sekali waktu berlalu….

Tidak terasa jika saya sudah menghirup udara kota kecil Gyeongsan selama lebih dari 4 tahun. Masih ingat saja waktu-waktu awal saya datang ke Gyeongsan untuk memenuhi undangan belajar di Yeungnam University (YU). Situasi serba sulit, bukan karena saya ialah mahasiswa Indonesia pertama di kampus, namun juga karena sarana dan prasarana kampus yang masih belum menunjang masuknya mahasiswa asing ke sana.

dorm1.jpg

Tercatat waktu itu hanya sedikit mahasiswa asing di YU. Selain saya, ada satu orang mahasiswa asal Mesir yang masih lanjut hingga sekarang, ada mahasiswa Bulgaria, Nepal, China, Rusia dan Uzbek. Bisa dihitung dengan jari keberadaan mereka. Hampir semua mahasiswa asing tsb termasuk saya tinggal di asrama yang akhirnya mengakrabkan kami. Hanya mahasiswa-mahasiswa asal Rusia dan Uzbek saja yang tinggal di asrama khusus yang dikelola oleh departemen tempat mereka studi.

Mungkin dikarenakan masa itu ialah masa-masa awal YU belajar berinteraksi dengan mahasiswa asing, kami banyak menemui kendala dalam menuntaskan proses studi. Mulai dari asrama itu sendiri. Sulitnya menemui pegawai asrama yang bisa berbahasa Inggris merupakan salah satunya. Kemduian ada lagi jadwal makan malam yang terasa terlalu cepat dibandingkan dengan jadwal makan kita di tanah air. Saya sempat mengalami kelaparan di malam hari pada malam pertama saya tinggal di asrama karena menyangka waktu makan malam dimulai pukul 7 padahal justru pada pukul itulah kantin asrama baru saja tutup……hiks.

Yang jauh lebih parah ialah, di asrama, mahasiswa asing tinggal di satu kamar dengan 3 mahasiswa lainnya. Bisa dibayangkan, 1 kamar berisi 4 mahasiswa yang meski sama-sama Graduate Student namun terasa kurang nyaman. Terlebih dengan budaya berbeda saat tidur dan bangun pagi. Problem mandi pun unik. Di asrama, hanya ada kamar mandi umum masing masing dengan 4 shower. Alhasil, untuk mahasiswa Korea dan mahasiswa lain yang agaknya masih hidup dalam zaman jahiliyah, mandi bareng saling tonton-tontonan tidak ada masalah. Mungkin malah tidak esensi hal yang begituan. Lha, ini problem besar bagi saya (dan juga bagi mahasiswa muslim asal Mesir tadi). So, setiap saya mandi, baik pagi maupaun petang, saya selalu kunci itu kamar shower. Belaga pilon saja lah ketika ada mahasiswa asing lain protes gedar-gedor kamar shower krn ia pun ingin joinan mandi … hiiiii. Meski problem ini tuntas ketika saya menerangkan ketidaknyamanan dan budaya yg berbeda ketika musti mandi together. Ya, untung saja budaya Korea masih agak waras. Kamar shower untuk wanitanya masih dipisah dari yang pria….

Namun itu dulu… dulu sekali.

Sekarang YU berubah. Agaknya capat juga beradaptasi dengan adanya interaksi YU dengan mahasiswa asing. Jelas, konsekuensi masuknya mahasiswa asing pun membawa banyak penyesuaian dalam pelbagai sarana dan prasarana kampus. Mulai dibangunnya gedung asrama baru sehingga mahasiswa asing dapat pindah ke gedung asrama lain yang setiap kamarnya dihuni hanya dua orang. Jelas ini jamak ditemui dan lebih nyaman. Faktor-faktor kecil pun diperhatikan, semisal adanya manager asrama yang seorang mahasiswa Korea dengan kemampuan bahasa inggris yang mengagumkan.

Satu lagi perubahan yang menyolok ialah kebijakan YU yang mulai sangat selektif menerima mahasiswa asing yang melamar ke sini. Jika dulu, program internasional YU yang bertugas menyeleksi secara administratif calon mahasiswa asing kurang mempedulikan mana hasil tes TOEFL yang aseli dari ETS maupun cuma dari LIA (saya diterima karena mengirimkan tes TOEFL dari ILP Pasar Minggu.. hihihi), maka sekarang, jangan harap bisa melamar ke YU bermodalkan hasil tes TOFEL yang unofficial atau predicted. Harus yang aseli ETS.

Bagi saya, ini langkah berani bagi kampus YU. Dengan keselektifan YU dalam tes TOEFL, maka YU berpotensi kehilangan mahasiswa asing yang bagus meski tes TOEFLnya tidak aseli, ya seperti saya ini lah…. kkkkk. Karena bagi mahasiswa Indonesia, tes TOEFL ETS ini lumayan menguras kocek, belum lagi jika skornya di bawah standar yang 550 itu. Belum lagi perubahan fisik kampus yang luar biasa; pembangunan lapangan sepak bola dengan rumput sintetis maupun rumput berkualitas stadion beneran, taman-taman, perbaikan kurikulum, respon cepat kampus terhadap perkembangan IT, perekrutan visiting professor, host bagi olimpiade kimia internasional, host bagi olimpiade olahraga mahasiswa internasional, dan lain-lain.

Asrama pun dirombak kembali. Sekarang dengan megah sudah ada asrama khusus graduate student asing. Dibangun di tengah-tengah pemukiman di belakang kampus yang lebih ramai dan lebih mudah dijangkau dari mana-mana. Masih gress, kayak heotel bintang 4, dipasangi kunci ber-password, dan kembali ke soal mandi di atas, tiap kamar ada kamar mandi sendiri….nah….ini yang penting.

Ah, sayang, saya tidak sempat mencicipi asrama baru yang terlihat nyaman ini. Ya, mungkin memang begini nasib pelopor pergerakan (lebih tepatnya eksodus) mahasiswa Indonesia di kampus YU…. Mudah-mudahan jasa dan penderitaan saya mempopulerkan nama bangsa di kampus YU sehingga banjir mahasiswa Indonesia di sini selalu terkenang dengan manis…. Aamiin yaa rabbal ‘alamiin…..al faatihah.

9 Comments

Filed under Blog

9 responses to “Yeungnam yang (terus) berubah

  1. gooo goooo om adhiiii,,,hahahahahha,

  2. onit

    hebaaat yeungnam hebaaat.. icu kalah deh..
    blon sempet2 tuh bikin asrama yg khusus mhs asing..

    wah duitnya dr mana yah.. yayasannya kaya ya =D

  3. Rachmat Adhi Wibowo

    Kkkk….. ya namanaya juga berubah onit.
    termasuk berubah kekayaannya khan….
    namun yang kaya si YUnya,…. bukan mahasiswa asingnya… hiks hiks….

  4. edo

    YU, sampung dong, warung kimbab ijo, topokki, dwenjang chige, winter, coffee vending machine, bedal ayam, sogogi tobbab, down town, 소재관 318, 319, 222, 225.. aaargghh.. I am gonna miss those sweet memorize for all my life… The incridible 2 years, i ve just realized that I have left those things for 1 year.. Nono… Ria… sugeng.. tante intan.. pak russ.. pak munir…mas adhi… ma meen… lets meet together.. all.. miss all of the craziness and stupidness…

    Semangat trus om adhii….

  5. Jangan teriak teriak do….

    Ga enak sama tetangga dan orang orang…… hihihihih

    Sukses jg di sana Oom Ndhut!!

  6. Fifi Afiah

    hallo salam Kenal, saya Fifi dari Jakarta. mas Adhi ini kuliah di Yungnam itu awalnya gimana? boleh saya tau, saya termasuk orang-orang yang ingin merasakan kuliah di Korea🙂 dan sekarang sedang mencari-cari kesempatan / program2 yang bisa mewujudkan impian saya kuliah disana. boleh tau email address mas Adhi? ingin tanya informasi, masukan, saran. terimakasih sebelumnya.

  7. Adhi

    Salam Mba Fifi…

    Maaf sekali baru sempet balas.

    Mgkn coba akses ke website Perhimpunan Pelajar Indonesia di Korea http://www.perpika.net
    Di sana ada bbrp informasi beasiswa yang dikeluarkan oleh kampus2 Korea setiap tahunnya…

  8. idham_metal05

    Mas Adhi, salam kenal, saya idham, mahasiswi Departemen Metalurgi dan Material UI angkatan 2005 (peminatan logam),,. Saya sangat berminat melanjutkan S2 di Korea (mengikuti jejak Mas Adhi dan senior2 lainnya yang pernah/sedang belajar di Korea,hehehe). InsyaAllah semester depan saya bisa lulus jika tidak ada halangan. Disana, untuk S2 nya, ada program studi tentang Korosi gak Mas?
    Kemaren ada Prof.dari YeungNam yang presentasi di sini, tapi sayang gak sempet ikut. Trus kemaren di Departemen (dari Pak Munir) ada pengumuman pendaftaran beasiswa ke Korea untuk yang lulus semester ini sama semester kemaren. Mudah2an semester depan masih ada.
    Wah, Mas Adhi ini meneliti tentang sel surya ya,,,semoga lancar riset dan studi-nya,,,,Semangat!
    Terima Kasih,,,,,

  9. fianti

    assalam.. ternyata mengharukan membaca cerita2 di atas…tak nyangka sebegitu susahnya. dulu pertama ke jepang langsung pake guest house yg seperti bintang 4. Tapi hebat, Pak Adhi bisa bertahan 6 tahun lebih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s